Cara Onboarding Domain ke Cloudflare
Aby Nabil2026-01-19T15:17:02+07:00– Pendahuluan
Dalam pengelolaan sebuah website, kecepatan akses, keamanan data, dan kestabilan layanan merupakan tiga faktor utama yang sangat menentukan kualitas pengalaman pengguna. Website yang lambat, sering tidak dapat diakses, atau mudah diserang akan menurunkan kepercayaan pengunjung, bahkan dapat berdampak langsung pada reputasi maupun tujuan bisnis.
Di sinilah Cloudflare berperan. Cloudflare adalah layanan global yang membantu mengelola dan melindungi website dengan cara bertindak sebagai perantara antara pengunjung dan server asli tempat website Anda berada. Ketika sebuah domain telah terhubung ke Cloudflare, permintaan pengunjung tidak langsung menuju server, melainkan melalui jaringan Cloudflare terlebih dahulu. Proses ini memungkinkan Cloudflare untuk mempercepat akses, menyaring trafik berbahaya, dan mengamankan koneksi website.
Bagi banyak pemilik website pemula, istilah seperti DNS, nameserver, atau SSL sering kali terdengar rumit dan menakutkan. Akibatnya, proses menghubungkan domain ke Cloudflare dianggap berisiko karena takut website atau email menjadi tidak berfungsi. Padahal, dengan pemahaman dasar dan langkah yang tepat, proses ini dapat dilakukan dengan aman dan relatif cepat.
Onboarding domain ke Cloudflare adalah proses awal untuk menghubungkan domain yang sudah Anda miliki ke sistem Cloudflare agar Cloudflare dapat mengambil alih pengelolaan DNS dan lalu lintas web. Proses ini tidak memindahkan file website, tidak mengubah hosting, dan tidak memerlukan akses ke server secara langsung. Yang berubah hanyalah jalur lalu lintas domain melalui pengaturan nameserver.
Penting untuk dipahami bahwa Cloudflare bukan pengganti hosting atau server. Website Anda tetap berada di server yang sama, dengan IP yang sama. Cloudflare hanya mengelola bagaimana pengunjung menemukan dan mengakses website tersebut melalui DNS dan jaringan globalnya.
– Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai
Sebelum memulai onboarding, pastikan beberapa hal berikut sudah siap:
1. Domain Harus Sudah Terdaftar dan Aktif
Pastikan domain yang akan digunakan:
· Sudah dibeli dari registrar resmi.
· Tidak dalam status expired, pending, atau suspended.
· Dapat diakses melalui browser (jika website sudah ada).
Jika domain baru saja dibeli, pastikan statusnya sudah active. Domain yang masih dalam proses aktivasi tidak dapat langsung dihubungkan ke Cloudflare.
2. Akses Penuh ke Akun Registrar Domain
Anda harus memiliki akses login ke akun registrar tempat domain terdaftar, karena:
- Penggantian nameserver hanya bisa dilakukan di registrar.
- Cloudflare tidak bisa mengubah nameserver untuk Anda.
- Tanpa akses ini, onboarding tidak bisa diselesaikan.
Contoh registrar:
- Niagahoster
- Rumahweb
- Dewaweb
Pastikan juga:
- Email akun registrar masih aktif.
- Tidak ada pembatasan keamanan (misalnya domain lock yang tidak relevan).
3. Website atau Server Sudah Siap Digunakan
Cloudflare tidak menyimpan file website. Oleh karena itu:
· Hosting atau server harus sudah aktif.
· Website idealnya sudah bisa diakses sebelum onboarding.
· IP server sudah diketahui (IPv4 atau IPv6).
Untuk pemula yang menggunakan shared hosting:
· IP server biasanya tersedia di cPanel.
· Bisa ditanyakan ke penyedia hosting.
Jika website belum siap, onboarding tetap bisa dilakukan, tetapi risiko kesalahan konfigurasi DNS menjadi lebih besar.
4. Menonaktifkan DNSSEC di Registrar (Jika Aktif)
DNSSEC adalah fitur keamanan DNS, tetapi:
· DNSSEC lama tidak kompatibel dengan nameserver Cloudflare.
· Jika tetap aktif, domain bisa gagal resolve.
Sebelum onboarding:
1. Masuk ke dashboard registrar.
2. Cari menu DNSSEC.
3. Nonaktifkan DNSSEC.
4. Simpan perubahan.
DNSSEC baru dapat diaktifkan kembali setelah domain aktif di Cloudflare dan dikonfigurasi ulang dari Cloudflare.
– Langkah-Langkah Onboarding Domain ke Cloudflare
Bagian ini merupakan inti dari seluruh proses onboarding. Setiap langkah saling berkaitan, sehingga urutan tidak boleh diubah. Melewati atau salah mengonfigurasi satu langkah dapat menyebabkan website atau layanan lain (seperti email) tidak berfungsi.
1. Login ke Cloudflare dan Memulai Proses Penambahan Domain
Langkah pertama adalah masuk ke akun Cloudflare Anda.
1. Buka dashboard Cloudflare.
2. Login menggunakan email dan password.
3. Setelah berhasil login, Anda akan berada di halaman utama akun.
Di halaman ini:
· Klik “Domains” pada tab sebelah kiri.
· Klik tombol “Onboard a domain”.
· Tombol ini menandakan Anda akan mulai proses onboarding
Cloudflare akan menyiapkan proses otomatis untuk domain yang akan ditambahkan.
2. Masukkan nama domain
Setelah klik Onboard a domain:
1. Masukkan nama domain utama.
a. Tanpa http:// atau https:// (seperti https://domain.com)
b. Jangan masukkan subdomain (seperti www.domain.com)
c. Contoh domain yang benar: domain.com
2. Pilih Quick scan for DNS records.
3. Pada “Block AI training bots”, pilih “Block on all pages”.
4. Beri centang pada “Instruct AI bot traffic with robots.txt”.
3. Memilih Paket Layanan Cloudflare
Cloudflare akan meminta Anda memilih paket layanan.
Pilihan umum:
· Free → cocok untuk pemula.
· Pro / Business / Enterprise → untuk kebutuhan lanjutan.
Untuk pemula:
- Pilih Free Plan
- Fitur dasar sudah mencakup DNS cepat, SSL gratis, dan proteksi dasar
Penting untuk dipahami:
- Paket dapat di-upgrade kapan saja.
- Memilih paket tidak memengaruhi keberhasilan onboarding.
4. Pemindaian DNS Otomatis oleh Cloudflare
Setelah paket dipilih, Cloudflare akan:
· Memindai DNS yang saat ini digunakan domain
· Menyalin DNS record dari nameserver lama
Proses ini biasanya memakan waktu beberapa detik hingga menit.
Anda akan melihat daftar DNS record seperti:
· A / AAAA → alamat IP website
· CNAME → subdomain
· MX → layanan email
· TXT → verifikasi dan keamanan
Tinjau dan pastikan DNS record yang ditampilkan sesuai, lalu klik pada “Continue to activation”.
5. Mengganti Nameserver di Registrar Domain
Setelah DNS dinyatakan benar, Cloudflare akan menampilkan 2 nameserver unik yang bersifat khusus untuk domain Anda.
Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengganti nameserver pada registrar domain:
1. Login ke akun registrar domain Anda.
2. Pilih domain yang akan diubah.
3. Masuk ke menu Nameserver.
4. Ganti semua nameserver lama dengan dua nameserver Cloudflare.
5. Simpan.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Hapus semua nameserver lama.
- Jangan menambahkan lebih dari dua nameserver Cloudflare.
- Jangan mencampur nameserver.
6. Menunggu Propagasi dan Aktivasi Domain
Setelah nameserver diganti:
· Cloudflare akan memantau perubahan
· Status domain akan berubah menjadi Active setelah terdeteksi
Waktu propagasi:
· Bisa beberapa menit
· Bisa hingga 24–72 jam (tergantung registrar)
Selama masa ini:
· Website biasanya tetap bisa diakses
· Tidak perlu melakukan perubahan tambahan
7. Verifikasi Domain Sudah Aktif di Cloudflare
Setelah status Active:
· Domain sepenuhnya dikendalikan Cloudflare
· DNS dikelola dari dashboard Cloudflare
· Trafik web melewati jaringan Cloudflare
Tanda domain berhasil onboarding:
· Status Active
· DNS dapat diedit di Cloudflare
· Website dapat diakses normal
– Kesimpulan
Onboarding domain ke Cloudflare merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, performa, dan keandalan website tanpa harus melakukan perubahan pada server atau layanan hosting yang sudah ada. Meskipun melibatkan konsep teknis seperti DNS dan nameserver, proses ini pada dasarnya dapat dilakukan oleh pemula selama setiap tahap dijalankan secara berurutan dan teliti.
Kunci utama keberhasilan onboarding terletak pada persiapan yang matang dan verifikasi DNS yang cermat sebelum melakukan penggantian nameserver. Dengan memastikan bahwa seluruh DNS record penting terutama untuk website dan email sudah benar, risiko downtime dan gangguan layanan dapat diminimalkan secara signifikan.
Proses onboarding ke Cloudflare tidak memindahkan website, tidak mengubah IP server, dan tidak mengganggu struktur hosting. Cloudflare hanya mengambil alih pengelolaan DNS dan lalu lintas jaringan, sehingga website dapat memanfaatkan jaringan global Cloudflare untuk akses yang lebih cepat dan perlindungan dasar terhadap ancaman umum di internet.
Bagi pemula, penggunaan paket Free Cloudflare sudah sangat memadai untuk memulai. Paket ini memberikan fondasi yang kuat berupa DNS cepat, SSL gratis, dan proteksi dasar, sekaligus menjadi sarana belajar yang aman sebelum mengeksplorasi fitur lanjutan seperti firewall, caching, dan optimasi performa.
Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan pembaca tidak hanya berhasil menghubungkan domain ke Cloudflare, tetapi juga memahami alasan di balik setiap langkah yang dilakukan. Pemahaman ini penting agar pengelolaan domain di masa depan dapat dilakukan dengan lebih percaya diri, terstruktur, dan minim kesalahan.
Sebagai langkah lanjutan, setelah domain berhasil aktif di Cloudflare, Anda dapat mulai mengeksplorasi pengaturan keamanan, HTTPS, dan optimasi performa untuk memaksimalkan manfaat yang ditawarkan oleh Cloudflare.
Leave a Reply